Manfaat Yoghurt untuk Kesehatan dan Diet

Manfaat Yoghurt untuk Kesehatan dan Diet

Oke, kali ini kita bahas nih kesukaan orang-orang terutama yang lagi diet, yaitu yoghurt atau bisa juga disebut yogurt. Sudah banyak orang yang menyukai yoghurt bahkan sekarang sudah banyak varian rasa yoghurt serta jenis minuman yang berbahan dasar yoghurt. Dibalik itu semua, kalian pada tau ga sih apa aja manfaat-manfaat yang ada di dalam yoghurt? Yuk, kita bahas satu per satu.

Eh, sebelum itu, kita cerita dulu ya tentang yoghurt. Yoghurt atau yogurt adalah produk susu yang dibuat dengan cara fermentasi bakteri pada susu. Bakteri tersebut memfermentasi laktosa, gula alami yang terdapat dalam susu. Proses ini menghasilkan asam laktat, zat yang menyebabkan protein menjadi kental sehingga terbentuk tekstur yang unik, seperti yoghurt. Yoghurt dapat dibuat dari berbagai jenis susu, termasuk susu skim yang biasa dianggap bebas lemak. Selain itu, yoghurt mengandung laktosa yang lebih sedikit dibanding susu karena sudah melewati proses fermentasi (1).

Kandungan nutrisi yoghurt

Menurut Nutrition Data Self, kandungan nutrisi pada 1 cup (245gr) yoghurt plain (polos) sebesar: (2)

  • Kalori: 149
  • Karbohidrat: 11,4gr
  • Lemak: 8gr
  • Protein: 8,5gr
  • Kalsium: 296mg
  • Iron: 0,1mg
  • Magnesium: 29,4mg
  • Kalium: 380mg
  • Sodium: 113mg
  • Seng: 1,4mg

Selain itu, yoghurt juga banyak mengandung vitamin, seperti Vitamin A, Vitamin C, Vitamin D, Vitamin E, dan vitamin lainnya.

Manfaat yoghurt untuk kesehatan

Menjaga kesehatan pencernaan

Ada beberapa jenis yoghurt yang mengandung bakteri hidup atau probiotik (3). Namun tidak semua jenis yoghurt masih mengandung bakteri hidup ini karena telah dipasteurisasi atau proses panas yang membunuh bakteri tersebut. Oleh karena itu, baik untuk mencari yoghurt dengan label yang mencantumkan probiotik.

Probiotik yang biasa ditemukan di dalam yoghurt, seperti Bifidobacteria dan Lactobacillus telah terjamin dapat mengurangi gejala dari sindrom iritasi usus besar. (4, 5)

Lebih tepatnya kandungan Bifidobacteria telah terbukti melalui studi bahwa dapat meningkatkan frekuensi kembung dan buang air besar. (6)

Selain itu, ditemukan bahwa bakteri Bifidobacteria juga dapat memperbaiki gejala pencernaan. Dan dapat meningkatkan kualitas hidup pada kesehatan wanita yang tidak memiliki kondisi pencernaan yang tidak baik. (7)

Lalu, beberapa studi telah membuktikan bahwa probiotik dapat melindungi dari diare karena antibiotik dan sembelit (8, 9, 10, 11).

Memperkuat sistem kekebalan tubuh (imunitas)

Tidak hanya sistem pencernaan yang dapat diatas oleh probiotik, namun juga imuntas tubuh sehingga dapat mengurangi kemungkinan tertular penyakit. Tidak hanya probiotik, namun kandungan mineral, seperti magnesium, selenium, dan seng juga memiliki peran dalam sistem kekebalan tubuh. Tidak ketinggalan, kandungan vitamin D yang ada di dalam yoghurt juga memiliki peran (12).

Menurut beberapa studi telah ditemukan bahwa probiotik dapat mengurangi peradangan yang berkaitan dengan infeksi virus (13, 14). Probiotik dan vitamin D dapat mencegah penyakit seperti flu biasa (15, 16).

Melindungi dari osteoporosis

Karena yoghurt berasal dari susu yang difermentasi, sudah pasti memiliki kandungan kalsium yang baik untuk tulang. Tidak hanya itu, kandungan protein, kalium, fosfor dan sedikit vitamin D juga berperan dalam menjaga kesehatan tulang. Melalui beberapa riset ditemukan bahwa kandungan tersebut dapat mencegah osteoporosis, yang pada umumnya terjadi pada orang tua (17, 18). Sebuah penelitian menunjukkan bahwa dengan mengonsumsi minimal 3 porsi makanan olahan susu, seperti yoghurt setiap hari, dapat membantu menjaga massa dan kekuatan tulang (19, 20).

Menjaga kesehatan jantung

Yoghurt juga mengandung lemak jenuh dan asam lemak jenuh yang sering diragukan oleh banyak orang. Faktanya, lemak-lemak tersebut justru bermanfaat bagi kesehatan jantung. Beberapa studi menjelaskan bahwa asupan lemak jenuh dari produk susu murni meningkatkan kolesterol HDL “baik” dimana dapat melindungi kesehatan jantung (21). Serta yoghurt dapat mengurangi kejadian yang biasa terjadi saat penyakit jantung (22, 23).

Seperti yang diketahui bahwa tekanan darah tinggi dapat menyebabkan penyakit jantung. Nah, yoghurt telah terbukti dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi tersebut (24, 25).

Membantu mengatur berat badan

Siapa sangka yoghurt dapat membantu mengatur berat badan? Yuk disimak buat kalian yang lagi mau diet! Telah terbukti dari beberapa penelitian bahwa konsumsi yoghurt dapat menurunkan berat badan, persentase lemak, dan lingkar pinggang (26). Selanjutnya, yoghurt juga terbukti dapat mengurangi kejadian obesitas (27). Protein yang bekerja sama dengan kalsium dapat meningkatkan kadar hormon pengurang nafsu makan, seperti peptida YY dan GLP-1 sehingga tidak akan cepat makan (28). Dan melalui sebuah penelitian ditemukan bahwa konsumsi yoghurt menyebabkan pola makan yang lebih baik secara keseluruhan karena nutrisi yang lebih banyak dan kalori yang rendah (29, 30). Sehingga yoghurt sangat baik untuk kalian yang mau diet penurunan berat badan.

Apakah yoghurt bisa digunakan untuk wajah dan kulit?

Ternyata kandungan nutrisi yoghurt juga bisa digunakan untuk mempercantik atau merawat wajah, lho. Gimana sih cara menggunakan yoghurt di wajah dan kulit? Eh, tapi yoghurt yang digunakan harus yoghurt plain ya. Kandungan nutrisi utama yang mempunyai keuntungan untuk kulit, yaitu seng, kalsium, vitamin B, dan asam laktat. Penjelasan yang lebih lanjutnya, kita cek manfaat-manfaatnya aja yuk! (31)

Manfaat yoghurt untuk wajah

Melembabkan kulit

Kandungan yang berperan dalam melembabkan kulit dan mengilangkan wajah lelah adalah asam laktat. Hal ini karena asam laktat menghambat produksi enzim yang disebut tirosinase. Dimana enzim ini merupakan enzim jahat yang bertanggung jawab untuk produksi melanin. Kulit wajah yang berubah menjadi gelap disebabkan oleh si melanin tersebut.

Mengangkat sel kulit mati

Para wanita pastinya mengerti proses eksfoliasi atau mengangkat sel kulit mati pada wajah. Lagi-lagi asam laktat yang ada di dalam yoghurt akan membantu mengangkat sel kulit mati pada wajah. Selain itu, asam laktat juga tidak membuat kulit iritasi dan merangsang sel untuk memperbarui kulit lebih cepat.

Merawat jerawat dan komedo

Kandungan seng yang ada di dalam yoghurt dapat mengurangi peradangan kulit dan membantu mengurangi jumlah minyak yang diproduksi oleh kelenjar sebaceous. Sehingga yoghurt sangat baik untuk merawat jerawat karena dapat menghancurkan bakteri penyebab jerawat pada kulit wajah. Tidak hanya itu, yoghurt juga bisa digunakan untuk menghilangkan komedo.

Menghilangkan lingkaran hitam bawah mata

Pasti banyak wanita diluar sana yang ingin sekali menghilangkan lingkaran hitam di bawah mata. Nah, boleh banget nih dicoba menggunakan yoghurt! Seperti sebelumnya, kandungan seng juga dapat membantu meringankan noda dan bekas luka serta mencerahkan warna kulit. Namun harus digunakan secara teratur agar dapat menghilangkan lingkaran hitam tersebut.

Kulit terlihat lebih muda

Kandungan antioksidan yang kuat pada masker yoghurt dapat mencegah radikal bebas yang dapat merusak kulit. Dimana kandungan nutrisi dalam yoghurt dapat menunda timbulnya kerutan dan garis halus. Tidak hanya itu, peran asam laktat juga bisa mencegah kulit dari penuaan dini sehingga bisa membuat kulit terlihat lebih muda. Sebaiknya, gunakan masker yoghurt ini dengan teratur sehingga efeknya akan terlihat lebih jelas.

Kulit bebas infeksi

Asam laktat juga memiliki sifat antijamur yang baik sehingga masker yoghurt dapat melawan infeksi jamur. Gunakan masker yoghurt 4 kali sehari sampai dengan infeksinya sembuh.

Meredakan kulit terbakar matahari

Ternyata kandungan seng juga dapat meredakan luka bakar yang diakibatkan oleh sinar matahari. Biasanya, kulit yang terbakar itu menimbulkan rasa gatal dan yoghurt bisa meringankan rasa gatal tersebut. Selain itu, seng juga akan membantu mengurangi kemerahan, peradangan, dan membantu menyeimbangkan minyak alami di kulit. Seng juga dapat menekan produksi melanin yang diinduksi oleh UVB.

Cara menggunakan masker yoghurt

Melembabkan kulit, mengangkat sel kulit mati

Untuk merawat kulit wajah dapat menggunakan masker yoghurt yang bisa dibuat sendiri sehingga menghemat biaya perawatan kecantikan. Masker yoghurt dapat dioleskan 2-3 kali seminggu.

Langkah-langkah:

  • Basuh wajah sampai bersih
  • Oleskan yoghurt alami ke wajah dan leher
  • Diamkan selama sekitar 10 menit, dan bilas

Merawat jerawat dan komedo

Untuk merawat wajah yang berjerawat dan berkomedo, bisa menggunakan krim yoghurt setiap 3 kali seminggu. Jika ingin menghilangkan bakteri karena jerawat, lakukan langkah-langkah dibawah:

  • Bersihkan wajah
  • Oles krim yoghurt ke area yang berjerawat atau rentan berjerawat
  • Diamkan selama 30 menit untuk menunggu yoghurt bekerja
  • Setelah itu bisa langsung dibilas, dan lihat hasilnya!

Meredakan kulit terbakar matahari

Jika kalian memiliki luka bakar yang cukup parah, bisa lakukan langkah-langkah berikut:

  • Tambahkan beberapa tetes minyak esensial kamomil pada segenggam yoghurt
  • Selanjutnya, gosokkan ramuan tersebut ke kulit yang terbakar sinar matahari
  • Diamkan selama 10-15 menit
  • Lalu bilas

Manfaat yoghurt untuk ibu hamil

Ibu hamil perlu mengonsumsi nutrisi yang lebih banyak dibandingkan sebelumnya, termasuk protein dan kalsium. Dan seperti yang diketahui bahwa sumber kalsium yang baik adalah produk susu, seperti yoghurt. Menurut Health Line, produk susu termasuk dari 13 jenis makanan yang baik di konsumsi oleh ibu hamil, lho (32). Sebaiknya, ibu hamil mengonsumsi yoghurt dalah jumlah yang tepat per harinya. Agar semua nutrisi yang diperlukan dari yoghurt diterima dengan baik, konsumsi sekitar 600gr per hari. Yuk, bahas manfaat dari yoghurt menurut Nutrisionis! (33)

Meningkatkan sistem pencernaan

Kandungan bakteri yang bermanfaat di dalam yoghurt dapat membantu untuk menjaga kesehatan usus. Selain itu, yoghurt juga dapat meningkatkan pencernaan makanan serta penyerapan nutrisi oleh saluran pencernaan.

Mendinginkan tubuh

Banyak ibu hamil yang masih menginginkan makanan pedas saat hamil. Coba deh bumil makan yoghurt setelah makan pedas. Yoghurt dapat mengurangi efek makanan pedas dan menghindari keasaman serta mulas, lho.

Kandungan kalsium yang tinggi

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa yoghurt memiliki kandungan kalsium yang tinggi karena merupakan produk susu. Selanjutnya, ibu hamil juga membutuhkan nutrisi kalsium yang lebih karena untuk menunjang perkembangan calon bayi. Kalsium berperan adlam pembentukan tulang dan gigi calon bayi. Mengonsumsi yoghurt 3 porsi dalam sehari sudah cukup untuk memenuhi setengah dari asupan makanan yang direkomendasikan.

Meningkatkan kekebalan tubuh

Kandungan bakteri baik yang ada di dalam yoghurt dapat melawan gangguan perut dan infeksi. Hal ini karena yoghurt meningkatkan populasi probiotik yang memulihkan flora bakteri usus sehingga mencegah penyakit.

Mencegah tekanan darah tinggi

Yoghurt dapat menenangkan tubuh dan menurunkan tekanan darah sehingga baik dikonsumsi saat masa kehamilan yang rawan untuk terkena tekanan darah tinggi.

Meredakan stres dan kecemasan

Stres dan kecemasan sangat umum terjadi saat masa kehamilan karena merasakan hal-hal yang beda dibanding sebelum hamil. Nah, yoghurt adalah salah satu makanan yang bisa menjadi penenang serta bisa menjadi makanan penetup mengganti es krim.

**Melawan kulit kering dan pigmentasi **

Salah satu yang terjadi saat kehamilan adalah kulit kering dan warna kulit tidak merata. Kandungan vitamin E dari yoghurt dapat menjaga kesehatan kulit serta mencegah pigmentasi, seperti warna kulit yang tidak merata.

Menjaga berat badan

Seperti yang diketahui yoghurt memilki kalori yang rendah namun mudah cepat kenyang. Oleh karena itu, yoghurt adalah pilihan yang tepat untuk dikonsumsi ibu hamil saat menjaga berat badan saat kehamilan.

Yoghurt yang harus dihindari

Walaupun yoghurt banyak memiliki manfaat bagi ibu hamil, namun ada dua jenis yoghurt yang lebih baik dihindari. Pertama, yoghurt yang terbuat dari susu mentah yang tidak dipasteurisasi. Yoghurt ini mengandung resiko penyakit, seperti listeria. Kedua, yoghurt yang berlemak penuh karena akan menambah berat badan yang tidak baik saat kehamilan.

Sudah seperti itu pembahasan kita kali ini, semoga bermanfaat ya!