Manfaat Minyak Zaitun untuk Kesehatan dan Diet

Manfaat Minyak Zaitun untuk Kesehatan dan Diet

Minyak zaitun atau yang biasa disebut olive oil merupakan minyak yang diekstrak dari buah zaitun. Ada beberapa jenis utama dari minyak zaitun, yaitu virgin dan extra virgin. Perbedaan dari kedua jenis tersebut dikarenakan dari proses saat mengesktrak minyak, serta bahan aditifnya dan kadar asam oleat bebas minyak. Asam oleat merupakan lemak tak jenuh tunggal (MUFA) yang ada di dalam minyak zaitun yang merupakan 73% dari total kandungan minyak (1). Oleh karena itu, yang menjadi nilai untuk membedakannya adalah tingkat keasamannya atau asam oleat bebas. Banyaknya asam oleat bebas berarti menjelaskan sejauh mana lemak telah terurai menjadi asam lemak (2). Asam lemak dipercaya memiliki banyak efek menguntungkan dan merupakan pilihan yang sehat untuk masakan (1).

Satu sendok makan (13.5g) minyak zaitun memiliki kandungan sebanyak: (3)

  • Kalori: 119
  • Lemak (Fat): 13.5g
  • Lemak Jenuh (Saturated fat): 1.9g
  • Monounsaturated fatty acids (MUFA): 9.9g
  • Vitamin E: 1.94mg

Bebas karbohidrat, serat, dan gula. Minyak zaitun mengandung antioksidan dan vitamin E yang tinggi sehingga memiliki banyak manfaat.

Minyak ini termasuk minyak yang memiliki kegunaan cukup beragam, seperti untuk memasak, perawatan kulit, untuk ibu hamil serta diminum pun juga bisa.

Kegunaan minyak zaitun

Minyak zaitun untuk dimasak

Banyak sudah orang yang memasak menggunakan minyak zaitun sebagai pengganti minyak biasa. Proses memasak yang normal tidak mungkin mengoksidasi atau merusak minyak zaitun secara signifikan. Namun jika terlalu panas atau terlalu lama memasak dapat berdampak buruk. Meskipun begitu, minyak zaitun merupakan minyak goreng yang sangat baik dan yang paling sehat (4).

Minyak zaitun untuk diminum

Untuk mendapatkan khasiat anti inflamasi dan mencegah beberapa penyakit yang potensial. Berdasarkan Healthline, dilansir bahwa beberapa orang percaya meminum minyak zaitun lebih banyak memberikan manfaat dibandingkan melalui makanan. Namun, belum ada penelitian yang dapat mendukung klaim tersebut (5). Cara untuk meminum minyak zaitun hanya tinggal langsung kamu tuang ke sendok makan dan minum.

Manfaat minyak zaitun untuk kesehatan dan diet

Memiliki sifat anti inflamasi yang tinggi

Seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa kandungan asam oleat dari minyak zaitun cukup tinggi. Peradangan kronis dianggap sebagai pendorong utama penyakit, seperti kanker, penyakit jantung, diabetes, alzheimer, dan lain-lain. Studi menjelasakan bahwa asam oleat dapat mengurangi peradangan dan bisa memiliki efek positif pada gen yang memiliki keturunan kanker. Sebuah hasil penelitian memperkirakan bahwa senyawa fenolik, oleocanthal didalam 50ml sendok makan minyak zaitun extra virgin memiliki efek yang sama dengan 10% dari dosis ibuprofen dewasa (6). Sehingga dapat disimpulkan dari penelitian-penelitian bahwa kandungan minyak zaitun dapat melawan penyakit seperti, kanker, penyakit jantung, diabetes, alzheimer, dan penyakit peradangan lainnya.

Mengandung antioksidan yang tinggi

Selain memiliki asam lemak yang bermanfaat, minyak zaitun juga memiliki kandungan antioksidan yang kuat. Seperti yang diketahui bahwa antioksidan dapat melawan peradangan, mengurangi resiko penyakit kronis, dan membantu melindungi kolesterol darah dari oksidasi (7, 8, 9).

Tidak berpengaruh terhadap penambahan berat badan

Walaupun minyak zaitun mengandung asam lemak yang cukup yang tinggi, namun sudah banyak penelitian yang mengatakan bahwa minyak zaitun tidak mempengaruhi penambahan berat badan (10, 11, 12). Pada suatu studi, ditemukan bawah diet dengan minyak zaitun berpengaruh terhadap peningkatan kadar antioksidan dalam darah, serta penurunan berat badan (13).

Meredakan sembelit

Menurut riset yang dilakukan, ditemukan sekitar 34% orang dewasa di atas usia 60 tahun minyak zaitun yang diminum dapat mempengaruhi meredakan sembelit (14).

Mempengaruhi kesehatan jantung

Asam oleat merupakan senyawa yang diduga memiliki peran untuk mendukung kesehatan jantung. Lemak tak jenuh tunggal atau yang biasa disebut MUFA ini ditemukan memiliki jumlah yang tinggi di dalam minyak zaitun. Oleh karena itu, dapat mengurangi resiko penyakit jantung jika digunakan sebagai pengganti sumber lemak lain. Selain itu, Food and Drug Administration menjelaskan bahwa mengganti lemak dan minyak yang lebih tinggi lemak jenuhnya dengan porsi 1,5 sendok makan (22ml) minyak yang tinggi asam oleat setiap hari dapat mengurangi resiko jantung.

Memiliki sifat antibakteri

Minyak zaitun juga memiliki kandungan nutrisi yang dapat menghambat dan membunuh bakteri berbahaya. Salah satu bakterinya adalah helicobacter pylori, yaitu bakteri yang hidup di perut dan dapat menyebabkan sakit maag dan kanker perut. Penelitian yang dilakukan terhadap manusia menjelaskan bahwa 30gr minyak zaitun extra virgin yang diminum setiap hari dapat menghilangkan infeksi helicobacter pylori pada 10-40% orang hanya dalam dua minggu (15).

Manfaat minyak zaitun untuk ibu hamil

Menurut Mom Junction, ibu hamil sangat aman untuk mengonsumsi minyak zaitun. Faktanya, minyak zaitun mengandung banyak vitamin dan asam lemak yang penting untuk tumbuh kembang si bayi.

Pertama, dapat bermanfaat dalam perkembangan janin. Ibu hamil membutuhkan asupan omega-3 asam lemak yang cukup besar. Dengan mengonsumsi minyak zaitun dapat membantu memenuhi asupan gizi tersebut karena kandungan omega-3 yang cukup tinggi. Sehingga dapat bermanfaat bagi kesehatan jantung bayi. Selain itu, telah diamati bahwa konsumsi minyak zaitun selama kehamilan dapat meningkatkan fungsi dan perkembangan otak bayi.

Kedua, minyak zaitun memiliki ketahanan terhadap oksidasi sehingga jumlah vitamin E yang ada didalamnya memiliki manfaat yang banyak. Vitamin E merupakan salah satu hal yang membantu bayi beradaptasi lebih baik di lingkungan yang dipenuhi oksigen saat setelah lahir.

Selanjutnya, masih manfaat untuk sang calon bayi. Ibu hamil yang mengonsumsi minyak zaitun secara teratur selama masa kehamilan, saat lahir sang bayi akan memiliki refleks psikomotorik yang lebih baik.

Terakhir, saat masa kehamilan, sistem kekebalan tubuh ibu hamil melamban sehingga lebih rentan untuk terkena infeksi. Kandungan minyak zaitun yang kaya akan vitamin A dapat membantu membangun sistem imunitas yang kuat, Selain itu, vitamin A juga bermanfaat unuk kesehatan mata bagi sang ibu dan calon bayi (16).

Dimana bisa membeli minyak zaitun?

Tentunya, sudah banyak jenis minyak zaitun yang dijual di online shopping. Namun minyak zaitun juga dijual di supermarket besar, seperti ranch market, farmers market, superindo, hero, dan supermarket lainnya. Minyak zaitun belum bisa di dapatkan di indomaret atau alfamart, ya.

Bottom line

Intinya, minyak zaitun sangat baik dikonsumsi bagaimanapun prosesnya baik memasak maupun langsung diminum. Namun jika ingin diminum langsung lebih baik diperhatikan agar tidak berlebihan. Karena setiap tubuh manusia sudah memiliki kapasitasnya untuk menerima setiap jenis nutrisi.



Produk Terkait