Manfaat Jahe Untuk Kesehatan dan Diet

Manfaat Jahe Untuk Kesehatan dan Diet

Jahe merupakan salah satu jenis rempah-rempah yang dapat membantu menjaga kesehatan. Hal ini karena jahe memiliki khasiat dan senyawa bioaktif yang memiliki manfaat kuat untuk tubuh dan otak kamu.

Cara jahe berkembang biak

Jahe berkembang biak dengan cara menyebarkan rhizomes (rimpang) dimana di dalamnya menyimpan pati dan gula. Selain itu, tumbuh jauh dari tanaman induk secara horizontal di bawah tanah. Selanjutnya, tunasnya tumbuh dari permukaan atas rhizomes dan tumbuh melalui tanah menjadi tanaman baru. Dengan cara ini, jahe menyebar menjadi potongan yang banyak. Sehingga misalnya akar induk mati atau terpotong, tanaman baru tersebut dapat segera bertahan hidup sendiri. Jadi dapat dikatakan bahwa pohon jahe ini tumbuh di dalam tanah.

Kandungan nutrisi dalam jahe

Menurut Everyday Health, satu sendok makan jahe segar memiliki kandungan nutrisi:

  • Kalori: 4,8
  • Karbohidrat: 1,07gr
  • Fiber (Serat): 0,12gr
  • Protein: 0,11gr
  • Fat (Lemak): 0,05gr
  • Gula: 0,1gr

Selain itu, jahe juga mengandung vitamin dan mineral, seperti vitamin B3, vitamin B6, iron, potassium, vitamin C, magnesium, phosphorus, zinc, folate, riboflavin, dan niacin.

Tidak hanya jahe dapat dikonsumsi secara langsung, jahe juga dapat diolah, seperti dikeringkan, dijadikan bubuk atau bisa sebagai minyak ataupun jus. Ditambah lagi, bisa menjadi penambah cita rasa di olahan makanan.

Sudah tidak asing lagi bahwa jahe banyak digunakan oleh orang untuk menjaga kesehatan. Tidak hanya jahe segar, tapi manfaat dibawah juga bisa dengan cara mengonsumsi air jahe.

Manfaat jahe untuk kesehatan

Menjaga sistem kekebalan tubuh kamu

Seperti yang diketahui bahwa jahe memiliki ciri khas, yaitu rasa pedas dan menyengat. Rasa tersebut muncul disebabkan oleh gingerol, senyawa yang memiliki sifat antioksidan sehingga dapat membantu menjaga kekebalan tubuh (imunitas) kamu. Tidak hanya itu, gingerol juga berperan sebagai anti inflamasi untuk tubuh kamu (1).

Meredakan rasa mual

Telah diketahui bahwa jahe terbukti efektif untuk melawan rasa mual yang disebabkan oleh banyak hal (2). Seperti mabuk laut, mual dan muntah setelah operasi, dan pasien yang menjalani kemoterapi (3, 4, 5). Tidak hanya itu, jahe juga memiliki manfaat khusus untuk para wanita dimana paling efektif untuk meredakan mual yang dirasakan oleh ibu hamil. Berdasarkan penelitian yang dilakukan bahwa 1,1-1,5gr jahe secara signifikan mengurangi gejala mual pada ibu hamil (6). Namun ada baiknya ibu hamil tetap berkonsultasi kepada dokter masing-masing mengenai konsumsi jahe.

Mengurangi nyeri otot dan saraf kejepit

Menurut sebuah penelitian, jahe yang di konsumsi 2 gram per hari secara perlahan akan mengurangi nyeri otot dari hari ke hari. Tidak hanya itu, jahe juga dapat mengurangi sakit dari saraf kejepit. Hal ini diyakini disebabkan oleh sifat anti inflamasi dari jahe tersebut (7). Salah satu cara mengonsumsi jahe untuk saraf kejepit dengan cara membuat air jahe. Untuk membuatnya hanya dibutuhkan 3 bahan saja, yaitu 1 inci jahe, 1 cup air panas, dan madu. Air jahe ini dapat di konsumsi 2-3 per hari (8).

Meredakan asam lambung

Jahe mengandung senyawa fenolik yang dapat meredakan asam lambung. Namun sampai saat ini belum ada dasar medis yang dapat mendukung bahwa jahe merupakan pengobatan yang cocok untuk asam lambung. Ada baiknya untuk mengonsumsi jahe saat asam lambung dalam dosis yang secukupnya (9). Boleh mengonsumsi sekitar 4 gram jahe (bisa dibagi dalam per hari) sekiranya cukup untuk memberi rasa lega tanpa memperburuk gejala. Cara mengonsuminya boleh diparut, diiris, dipotong dadu atau diserut untuk di masak menjadi air jahe. Namun dapat dikonsumsi secara mentah juga. Ingat ya, ada baiknya kamu konsultasi kepada dokter masing-masing jika ingin mengonsumsi jahe sebagai pereda asam lambung.

Menurunkan gula darah dan mencegah penyakit jantung

Telah diteliti bahwa jahe dapat menurunkan tekanan darah dan menurukan kadar lipid darah dimana keduanya bisa melindungi dari penyakit jantung (10). Ada baiknya kamu juga harus mengonsumsi banyak sayuran, biji-bijian, protein tanpa lemak, ikan, dan kacang-kacangan untuk mengurangi resiko tersebut.

Untuk wanita, meredakan nyeri haid

Kabar baik untuk para wanita yang selalu mengalami nyeri haid setiap bulannya, nih. Seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa jahe dapat meredakan nyeri, dan ya ini termasuk nyeri haid. Telah diteliti bahwa pada wanita, jahe bermanfaat mengurangi rasa sakit dengan cara mengonsumsi 1 gram bubuk jahe per hari dicampur dengan air selama 3 hari pertama periode menstruasi (11).

Sekian beberapa manfaat jahe untuk kesehatan tubuh kamu. Jika di konsumsi dengan jumlah yang tepat, akan membantu meredakan keluhan yang kamu rasakan.

Cara membuat air jahe

Ada banyak sekali cara membuat air jahe yang menyegarkan untuk kesehatan, tapi salah satunya adalah resep air jahe ini:

Bahan:

  • 1 atau 2 irisan jahe
  • 1 cangkir air mendidih
  • Madu (opsional)

Langkah:

  • Masukkan irisan jahe langsung ke dalam cangkir.
  • Tambahkan air mendidih dan biarkan mendidih selama 5 hingga 10 menit.
  • Tambahkan madu secukupnya, jika diinginkan.

Membuat air jahe dengan campuran madu dapat meningkatkan manfaat air jahe tersebut karena kandungan dari madu. Selain itu, kalian juga bisa coba buat air jahe dicampur dengan sereh. Pasti rasanya lebih enak! Plus, manfaatnya akan bertambah dari nutrisi sereh.



Produk Terkait