Manfaat Garam Himalaya untuk Diet dan Kesehatan

Manfaat Garam Himalaya untuk Diet dan Kesehatan

Garam yang berwarna merah muda ini sudah mulai eksis di permukaan masyarakat Indonesia. Sudah banyak bermunculan online store yang menjual garam himalaya dengan iming-iming kesehatan. Apa benar garam himalaya terbukti lebih sehat dibanding garam lainnya? Kita bahas satu per satu dulu, ya.

Garam himalaya adalah garam berwarna merah muda yang telah diekstraksi dari Tambang Garam Khewra yang berlokasi di dekat Himalaya di Pakistan (1). Salah satu jenis garam ini berasal dari tambang yang telah terbentuk jutaan tahun yang lalu dari penguapan air purba. Selanjutnya, garam diekstraksi dengan tangan dan diproses secara minimal untuk menghasilkan produk tidak dimurnikan yang bebas aditif dan dianggap jauh lebih alami daripada garam biasa.

Saat kamu mau memilih garam himalaya yang kasar atau halus, ada beberapa poin yang harus diperhatikan. Karena tingkat natrium dari kedua jenis tersebut berbeda. Health line mengatakan bahwa 1 sendok teh garam himalaya halus mengandung sekitar 2,300mg natrium, sedangkan 1 sendok teh garam himalaya kasar dapat mengandung kurang dari 2,000mg natrium. Jadi, kamu harus memperhatikan kandungan natrium yang dibutuhkan per hari agar sesuai dengan pola hidup sehat yang baik. (1)

Apakah garam himalaya lebih sehat dibanding garam biasa?

Sebenarnya bukan yang secara keseluruhan lebih sehat, tapi garam himalaya mengandung lebih banyak mineral dibandingkan garam biasa. Garam himalaya memiliki hingga 84 mineral dan elemen lainnya, seperti kalium, kalsium, ataupun mineral yang kurang dikenal, strontium. (1)

Nutrisi Garam Himalaya

Berikut merupakan kandungan nutrisi garam himalaya per satu ons (28g): (2)

  • Kalsium: 113mg
  • Kalium: 98mg
  • Magnesium: 4.5mg
  • Sodium: 107,131mg

Kandungan diatas dapat disimpulkan bahwa garam himalaya lebih banyak mengandung kalsium, kalium, magnesium, dan zat besi dibandingkan garam biasa.

Kegunaan garam himalaya

Garam himalaya dapat dibagi menjadi dua fungsi di kehidupan sehari-hari, yaitu untuk dimasak dan untuk diluar kegiatan memasak.

Pertama, garam himalaya bisa langsung digunakan untuk memasak, yaitu dengan cara dimasukkan ke dalam saus dan bumbu yang sedang diproses. Selain itu, ada beberapa orang juga yang menggunakan garam himalaya untuk memanggang, membakar, dan memberi rasa asin pada makanannya. Selanjutnya, garam himalaya juga diklaim dapat memperbaiki kondisi kulit dan meredak nyeri otot. Selain itu, garam himalaya yang masih berbentuk lampu juga diklaim bisa menghilangkan polutan udara. Namun penelitian mengenai klaim-klaim tersebut belum kuat sehingga perlu diperbanyak lagi penelitiannya. (1)

Manfaat atau khasiat garam himalaya

Sudah banyak klaim mengenai manfaat dari garam himalaya, seperti mengurangi hipertensi, mengatasi asam lambung, mengurangi berat badan (diet), menyeimbangkan hormon, dan lain-lain. Klaim-klaim tersebut belum ditemukan penelitian yang dapat membuktikan bahwa klaim tersebut betul adanya. Selain itu, belum ada penelitian yang dapat membandingkan efek kesehatan antara garam himalaya dengan garam biasa (3). Namun bukan berarti garam himalaya tidak memiliki efek kesehatan, ya.

Cara membedakan garam himalaya asli atau palsu?

Banyak orang yang keliru dengan garam himalaya asli dengan palsu. Hal ini dikarenakan, untuk mengetahui keaslian garam himalaya perlu dilihat menggunakan lampu garam himalaya, yaitu bentuk sebelum menjadi bubuk. Padahal, dipasaran sudah dijual dalam bentuk bubuknya. Sebaiknya, kamu pilih garam himalaya dengan merek yang sudah terjamin keasliannya, ya.

Dimana bisa mendapatkan garam himalaya?

Untuk kamu yang ingin mencoba mengonsumsi garam himalaya, kamu bisa mencarinya di online store atau supermarket besar yang menjual barang-barang impor. Garam himalaya belum bisa didapatkan di indomaret dan alfamart, ya. Atau kamu bisa langsung beli disini ya!



Produk Terkait